Bentuk atap sirap biasanya berupa lembaran tipis memanjang yang
dihasilkan dari belahan kayu ulin. Atap sirap dari kayu ulin ini
berwarna coklat kehitaman. Ukuran 1 lembar atap sirap biasanya (p x l x
t) = 58 x 6 x 0,3 dan 58 x 6 x 0,5 (masing-masing dalam satuan cm).
Lembaran tipis tersebut dikemas dalam ikatan.
Saat ini pemerintah memperketat perdagangan dan pemanfaatan kayu ulin,
sehingga peredaran atap sirap dari kayu ulin sangat berfluktuatif,
bahkan terkadang sulit menemukan atap sirap di pasaran. Oleh karena itu
kini mulai diproduksi atap sirap dari bahan kayu merbau sebagai
alternatif pengganti atap sirap dari kayu ulin. Merbau merupakan salah
satu jenis kayu keras dan biasanya dimanfaatkan dalam konstruksi
bangunan, jembatan, parket (flooring), pintu dan jendela, dan lain-lain.
Berbeda dengan atap sirap ulin, atap sirap merbau ini berwarna coklat
kekuningan.
Kelebihan dari atap sirap :
a. bahannya cukup ringan
b. bersifat isolisasi terhadap panas
a. bahannya cukup ringan
b. bersifat isolisasi terhadap panas
Kekurangan menggunakan atap sirap :
a. pemasangannya cukup sulit sehingga biaya yang akan digunakan akan bertambah
b. bila lembaran sirap belum cukup kering sudah di pasang akan membilut dan berubah bentuk menjadi cekung.
a. pemasangannya cukup sulit sehingga biaya yang akan digunakan akan bertambah
b. bila lembaran sirap belum cukup kering sudah di pasang akan membilut dan berubah bentuk menjadi cekung.
Info Lebih Lanjut KLIK DISINI
MEGATruss Global
Office & Showroom : Jl. Mayjend Sungkono, Citra Garden City / Ciputra, Blok P1. No.4 -
Kota Malang
Workshop & Factory di Surabaya : Pergudangan Mutiara Margomulyo Indah Blok A-37, Kota
Surabaya
Workshop di Kediri : Badas, Pare - Kediri
Workshop di Ponorogo : Jl. Sukarno - Hatta Ponorogo
Phone :
Telkomsel : 0853 3443 9900(Call, SMS, WhatsApp, Line)
Indosat : 0856 55 40 0004 (Call, SMS, WhatsApp)
XL / Axis : 087 888 48 5050 ( Call, SMS)
Phone & Fax : 0341 - 754253
Email : megatrussglobal@yahoo.com








cabang mojokerto ada apa
BalasHapus